SISTEM BASIS DATA | PERTEMUAN 1 DARI 10
Klik judul bagian untuk membuka atau menutup.
PERTEMUAN 1
Pengantar Sistem Basis Data
Dari tumpukan file menjadi satu sumber data
Capaian: Memahami konsep basis data vs sistem file tradisional, arsitektur DBMS (3-schema), serta peran dan tanggung jawab DBA.
๐ Basis Data vs Sistem File
- Basis data = kumpulan data terorganisir yang saling berhubungan.
- File tradisional: data tersebar per aplikasi, rawan redundansi dan inkonsistensi.
- Program bergantung pada format file, sulit berbagi data antar aplikasi.
- DBMS menyediakan integritas, kontrol akses, dan abstraksi data.
๐ Arsitektur 3-Schema dan DBA
- Eksternal: view tiap kelompok pengguna.
- Konseptual: struktur logis seluruh basis data.
- Internal: penyimpanan fisik data.
- Independensi data: lapisan atas aman saat lapisan bawah berubah.
- DBA: desain, keamanan, backup/recovery, performa, manajemen pengguna.
๐งฉ Metafora
Perumpamaan: Perpustakaan kampus vs tumpukan buku di rumah masing-masing. Perpustakaan punya katalog dan aturan; DBA adalah pustakawan kepala.
๐งช Contoh Kasus / Kode
-- Sistem file tradisional Akademik : 26001 | Aisyah | Jl. Mawar 5 Keuangan : 26001 | Aisya | Jl. Melati 2 <- tidak konsisten -- Dengan DBMS: satu sumber data bersama MAHASISWA: 26001 | Aisyah | Jl. Mawar 5
๐ผ๏ธ Ilustrasi Visual
Tiga lapisan skema memisahkan tampilan pengguna, struktur logis, dan penyimpanan fisik. DBA mengelola ketiganya.
๐ Kesalahan Umum
- Menyamakan DBMS dengan basis data itu sendiri.
- Menganggap spreadsheet sudah setara DBMS.
- Mencampur level internal dengan level konseptual.
โ๏ธ Latihan
Temukan 3 masalah redundansi pada data fiktif di atas, lalu gambar 3-schema untuk sistem perpustakaan.
๐ Ajakan (Call to Action)
Ajakan: Pilih satu proses di kampus Anda dan tuliskan data apa saja yang ganda di berbagai bagian.
Disusun oleh ALIMIN, M.Kom